Langsung ke konten utama

Gimana yah?


Kaya; salah satu kata yang pastinya ingin dimiliki oleh setiap orang (termasuk saya). Sampai-sampai nggak jarang pula banyak yang ngambil cara-cara yang singkat yang banyak merugikan orang lain, gara-gara hanya untuk mengejar satu kata itu, ambil contoh aja para koruptor (setuju nggak?) By the way, untuk mendapatkan satu kata itu (kaya.red) adakalanya didapatkan tanpa melakukan apapun, ambil contoh aja orang yang terlahir dari keluarga yang kaya, begitu dia lahir status itu dah otomatis nempel padanya, mungkin karena bakal dapat warisan yang gede kali;. Ada lagi orang yang memiliki modal besar, pasti dia dengan mudah dapat meraih kata itu, misalnya para pengusaha-pengusaha gede tentunya. Atau ada lagi orang yang memiliki pendidikan tinggi, bisa jadi satu indikasi bagi mereka merintis jalan buat kaya, liat aja para dokter-dokter (jarangkan yang ga kaya). Ada lagi mereka-mereka yang punya keahlian khusus seperti arsitek, artist, dukun (termasuk ga ya) dan juga mereka-mereka yang diberi kelebihan dari segi jasmani, seperti foto model. Dan tentunya masih banyak lagi. Tapi bagaimana dengan orang-orang yang dilahirkan dari kalangan biasa-biasa, orang-orang yang punya modal pas-pasan, atau mereka yang berpendidikan minim bahkan tidak pernah mengenyam pendidikan, orang yang ngga punya skill tertentu, atau bahkan (maaf) orang-orang yang memiliki kekurangan dari segi jasmani. Apakah mereka tidak mempunyai kesempatan untuk bisa kaya? Jawabannya sudah pasti tentu tidak, mereka punya kesempatan yang sama koq dengan orang-orang yang lain. Cuman masalahnya lebih kepada seberapa cepat atau seberapa mudah mereka mendapatkan status itu. Tinggal tergantung dari usaha dan juga takaran nasib yang telah ditentukan Sang penguasa alam semesta ini. Tapi semua itu lebih terpulang kembali pada usaha yang kita lakukan, usaha yang kita tempuh, dan usaha yang kita jalani. Toh (kaya= memiliki sesuatu yang lebih) jadi hal itu sangat subyektif tergantung kita dari sudut mana memandangnya. Dan lagi selamanya kekayaan belum pasti dapat memberikan jaminan bagi kita untuk mendapatkan kebahagiaan.

Komentar

  1. jasa video shooting&photografi professional
    melayani videografi shooting dan photografi professional
    untuk acara seminar, wedding, meeting, workshop, dll.
    di malang dan jawa timur.
    hub. 0341-558786, 7746380, 0817.965.1153
    kunjungi http://bisnisrumahtangga.com

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima Kasih ya atas kunjungannya, jangan lupa tinggalkan komentar anda, karena komentar anda sangat berarti bagi blog Ismanadi :D

Postingan populer dari blog ini

Estetika dalam Seni dan Desain

Oleh : Dr. Agus Priyatno, M.Sn*

Estetika atau nilai-nilai keindahan ada dalam seni maupun desain, yang membedakan adalah estetika dalam seni untuk diapresiasi, sedangkan estetika dalam desain adalah bagian dari sebuah fungsi suatu produk.

Dalam teori desain dikenal prinsip form follow function, yaitu bentuk desain mengikuti fungsi. Selain memenuhi fungsi, ada tiga aspek desain yang harus dipenuhi jika suatu produk desain ingin dianggap berhasil, yaitu produk desain harus memiliki aspek keamanan (safety), kenyamanan (ergonomi) dan keindahan (estetika).
Aspek keamanan berarti suatu produk desain tidak mencelakai pemakainya. Aspek ergonomi berarti suatu produk desain proporsinya pas ketika dipakai. Aspek keindahan berarti suatu produk disain harus enak dilihat.
Sebuah kursi harus kuat supaya tidak rubuh ketika diduduki, maka ini berkaitan dengan keamanan. Kursi harus proporsional dengan ukuran manusia, sehingga terasa pas dipakai. Tidak terlalu tinggi at…

Lagu Malang Awe Awe Ala Peni Suparto

Image Source : Inconclusion

Pertama kali tahu lagi ini gara-gara persiapan acara Penyerahan Kembali Siswa Kelas IX di salah satu SMP Swasta kota Malang. Waktu itu regu paduan suara sedang getol-getolnya berlatih dengan iringan elekton. Rasa penasaran dengan lagu ini akhirnya membawa saya untuk bersilaturrahim kepada paman Google, untuk minta tolong penerawangannya guna mencari lokasi “gratis” mendapatkan lagu itu. Dan gayungpun bersambut, tak sampai 5 menit sayapun telah berhasil menyimpan file Mp3-nya kedalam harddisk (semoga nggak dikatakan membajak, karena untuk konsumsi pribadi). Setelah beberapa kali saya putar, cukup menarik bagi saya pribadi yang seorang Jawa mendengarkan lagu tersebut karena memang liriknya berbahasa Jawa (sekalipun ada beberapa kata yang saya kurang paham maksudnya).

Mendengarkan lagu Malang Awe-Awe ini sedikit mengingatkan saya kepada dua sosok orang penting di negeri ini, yang pertama tepatnya beberapa tahun yang lalu saat bapak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono)…

Memahami Seni (Lukis) Modern

Oleh : Dr. Agus Priyanto*
Kapan permulaan senilukis modern? Banyak jawaban muncul berkaitan dengan pertanyaan ini. Sejumlah pakar seni memberi jawaban berdasarkan argumentasi mereka masing-masing. Senilukis modern adalah julukan bagi senilukis yang memuat kreativitas individu dan unsur-unsur kebaruan di dalamnya.

Berdasarkan definisi ini, senilukis modern mencakup lukisan-lukisan sejak zaman prasejarah, hingga kini yang memiliki karakteristik. Pengertian senilukis modern ini menunjukkan, modern adalah hal yang berkaitan dengan karakteristik, bukan waktu. Modern setiap zaman bisa berbeda-beda kualitasnya, sejauh lukisan memiliki karakteristik, maka dapat disebut seni lukis modern.

Definisi Para Pakar

Para ahli sejarah seni di Barat tidak bisa menyatakan batas pasti permulaan senilukis modern. Sarah Newmeyer dalam Enjoying Modern Art (1955) menyatakan, "Seni modern boleh jadi sebuah lukisan seekor bison yang digoreskan duapuluh ribu tahun lalu, pada dinding gua Lascaux di Selatan Pran…