Langsung ke konten utama

Lomba Foto Masjid Tingkat Internasional

Menyambut Muktamar Muhammadiyah ke-46 dan Seabad Muhammadiyah di bulan Juli 2010 mendatang, akan diselenggarakan lomba foto internasional yang bertema: “Arsitektur Masjid Dunia”.

Perkembangan dan penyebaran agama Islam telah dimulai sejak berabad-abad yang lalu. Di setiap tempat dan wilayah yang dilaluinya Islam telah meninggalkan jejak yang unik dan berbeda. Sebagaimana terjadi di Saudi Arabia, Spanyol, China, Rusia, India, Afghanistan, Maroko, Afrika, Malaysia, Brunei Darussalam,Thailand, Kamboja, dan lainnya. Demikian juga di Indonesia, perkembangan Islam di Nusantara menyebar melalui para saudagar yang datang dan berbaur dengan budaya dan tradisi setempat seperti di Aceh, Minangkabau, Kalimantan, Kudus, Sulawesi, Maluku, yang juga memunculkan bentuk masjid yang unik dan berbeda-beda.

Berbagai bentuk masjid yang unik dan indah inilah yang ingin dijaring oleh panitia lomba, guna dapat memberikan kesempatan kepada para fotografer dunia untuk menampilkan karya-karya fotografi terbaiknya tentang masjid baik yang terdapat di berbagai pelosok dunia, dan juga di berbagai pelosok Indonesia. Foto-foto dapat berupa wujud arsitektur masjid yang kuno dan klasik, namun dapat pula berwujud arsitektur masjid modern, beserta suasana kehidupan beribadah masyarakatnya. Melalui lomba foto dan pameran foto hasil lomba ini, diharapkan apresiasi masyarakat tentang keberadaan masjid-masjid di berbagai pelosok nusantara dan dunia dapat ditingkatkan.

Berbagai foto masjid terbaik yang dihimpun melalui lomba ini akan diterbitkan dalam sebuah buku cantik, disertai narasi tulisan yang menarik dan informatif.

Kalender Kegiatan
2 April 2010 – Lomba dimulai.
15 Juni 2010 – Penerimaan Karya Terakhir.
20 Juni 2010 – Penjurian Lomba Foto.
1 – 9 Juli 2010 – Pengumuman Pemenang dan Pameran Foto
9 Juli 2008 – Penyerahan Hadiah.

Hadiah Pemenang
Pemenang Pertama, Rp 7.500.000,00 dan Sertifikat
Pemenang Kedua, Rp 6.000.000,00 dan Sertifikat
Pemenang Ketiga, Rp 4.500.000,00 dan Sertifikat
25 Pemenang Harapan, @ Rp. 1.000.000,00 dan Sertifikat

Dewan Juri
Herry Zudianto, Walikota Yogyakarta
Sjafri Sairin, Antropolog UGM Yogyakarta
Risman Marah, Dosen Fotografi ISI Yogyakarta

Ketentuan Lomba

  1. Lomba foto terbuka untuk umum, baik pemula maupun profesional.
  2. Setiap peserta bebas mengirimkan foto sebanyak-banyaknya, tanpa dipungut biaya.
  3. Ukuran foto sisi terpanjang 40 cm, sisi terpendek minimal 20 cm.
  4. Khusus bagi peserta lomba dari luar negeri dapat mengirimkan file digitalnya melalui email dengan ukuran sisi terpanjang panjang 3000 pixel, disave dalam format jpg dengan tingkat kualiti 10, serta dikirim ke alamat email panitia lomba foto: poetika42@yahoo.com
  5. Foto tidak mengandung unsur SARA dan belum pernah memenangkan lomba.
  6. Foto boleh berwarna atau monochrome; dibuat dalam kurun waktu 2009 – 2010.
  7. Foto yang diikutkan lomba tidak akan dikembalikan dan menjadi arsip panitia. Setiap peserta akan mendapat Sertifikat Peserta.
  8. Peserta bebas menggunakan segala jenis dan merk kamera, baik analog maupun digital.
  9. Foto bebas dicetak dengan segala mesin cetak dan kertas foto.
  10. Kreatifitas dan manipulasi foto hanya dibenarkan selama masih berada dalam kaidah fotografi.
  11. Penggunaan model & model release sepenuhnya menjadi tanggung-jawab peserta.
  12. Keputusan Dewan Juri berlaku mutlak, tidak dapat diganggu-gugat.
  13. Foto dikirim tanpa mounting. Cantumkan identitas lengkap di belakang setiap foto (sesuai format terlampir).
  14. Pengiriman foto disertai CD berisi file soft-copy sesuai judul foto dalam format jpg atau tiff dengan ukuran panjang 30 cm dan resolusi 300 dpi.
  15. Kirimkan foto Anda dalam amplop tertutup ke alamat:

Panitia Lomba Foto Masjid Dunia 2010
Seabad Muhammadiyah & Muktamar Muhammadiyah ke-46
Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY
Jalan Gedongkuning 130 B, Yogyakarta

FORMULIR LOMBA
Lomba Foto Masjid Dunia, Seabad Muhammadiyah
Nama Peserta :
Pekerjaan :
Alamat :
Nomor Telepon/HP :
Alamat Email :
Judul Foto :
Lokasi/Tahun :
Info Singkat :


ismanadi (blogger malang selatan) thanks to ; ajangkompetisi.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Estetika dalam Seni dan Desain

Oleh : Dr. Agus Priyatno, M.Sn*

Estetika atau nilai-nilai keindahan ada dalam seni maupun desain, yang membedakan adalah estetika dalam seni untuk diapresiasi, sedangkan estetika dalam desain adalah bagian dari sebuah fungsi suatu produk.

Dalam teori desain dikenal prinsip form follow function, yaitu bentuk desain mengikuti fungsi. Selain memenuhi fungsi, ada tiga aspek desain yang harus dipenuhi jika suatu produk desain ingin dianggap berhasil, yaitu produk desain harus memiliki aspek keamanan (safety), kenyamanan (ergonomi) dan keindahan (estetika).
Aspek keamanan berarti suatu produk desain tidak mencelakai pemakainya. Aspek ergonomi berarti suatu produk desain proporsinya pas ketika dipakai. Aspek keindahan berarti suatu produk disain harus enak dilihat.
Sebuah kursi harus kuat supaya tidak rubuh ketika diduduki, maka ini berkaitan dengan keamanan. Kursi harus proporsional dengan ukuran manusia, sehingga terasa pas dipakai. Tidak terlalu tinggi at…

Lagu Malang Awe Awe Ala Peni Suparto

Image Source : Inconclusion

Pertama kali tahu lagi ini gara-gara persiapan acara Penyerahan Kembali Siswa Kelas IX di salah satu SMP Swasta kota Malang. Waktu itu regu paduan suara sedang getol-getolnya berlatih dengan iringan elekton. Rasa penasaran dengan lagu ini akhirnya membawa saya untuk bersilaturrahim kepada paman Google, untuk minta tolong penerawangannya guna mencari lokasi “gratis” mendapatkan lagu itu. Dan gayungpun bersambut, tak sampai 5 menit sayapun telah berhasil menyimpan file Mp3-nya kedalam harddisk (semoga nggak dikatakan membajak, karena untuk konsumsi pribadi). Setelah beberapa kali saya putar, cukup menarik bagi saya pribadi yang seorang Jawa mendengarkan lagu tersebut karena memang liriknya berbahasa Jawa (sekalipun ada beberapa kata yang saya kurang paham maksudnya).

Mendengarkan lagu Malang Awe-Awe ini sedikit mengingatkan saya kepada dua sosok orang penting di negeri ini, yang pertama tepatnya beberapa tahun yang lalu saat bapak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono)…

Memahami Seni (Lukis) Modern

Oleh : Dr. Agus Priyanto*
Kapan permulaan senilukis modern? Banyak jawaban muncul berkaitan dengan pertanyaan ini. Sejumlah pakar seni memberi jawaban berdasarkan argumentasi mereka masing-masing. Senilukis modern adalah julukan bagi senilukis yang memuat kreativitas individu dan unsur-unsur kebaruan di dalamnya.

Berdasarkan definisi ini, senilukis modern mencakup lukisan-lukisan sejak zaman prasejarah, hingga kini yang memiliki karakteristik. Pengertian senilukis modern ini menunjukkan, modern adalah hal yang berkaitan dengan karakteristik, bukan waktu. Modern setiap zaman bisa berbeda-beda kualitasnya, sejauh lukisan memiliki karakteristik, maka dapat disebut seni lukis modern.

Definisi Para Pakar

Para ahli sejarah seni di Barat tidak bisa menyatakan batas pasti permulaan senilukis modern. Sarah Newmeyer dalam Enjoying Modern Art (1955) menyatakan, "Seni modern boleh jadi sebuah lukisan seekor bison yang digoreskan duapuluh ribu tahun lalu, pada dinding gua Lascaux di Selatan Pran…