Langsung ke konten utama

Desain Kontes Logo Blogger Malang Selatan #6


Lomba Desain Logo Blogger Malang Selatan
Sambil ditemani lagu lawas dari Gipsy Kings, dan secangkir kopi halus khas buatan mami (ciehhh anak mami nih!) mulai lah merangkai kata-kata lagi untuk desain yang keenam kali ini. Ide awal dalam desain kali ini cuman pengen main-main sama font yang kebetulan maksa-maksain nyari akronim yang pas buat mendekin kalimat “Blogger Malang Selatan”. Dan akhirnya bukan sulap bukan sihir terciptalah sebuah akronim baru ( entah maksa atua sekedar ngepas-ngepasin) yaitu “BLOGANS” yang kalo dipanjangin maksudnya adalah “Blogger Ngalam Selatan”. (huff…enak gak sih kedengarannya..), btw..tanpa pikir panjang enak atau nggak, namanya juga masih trial en error jadi ya lanjut aja lah…yang penting ide sudah bisa sedikit tertuangkan dan tersalurkan (he…he…biar gak jadi jerawat gitu).

Konsep umum
Desain kali ini bila diliat dari segi pewarnaan gak special2 amat lah, cuman pake satu warna gelap (mungkin bisa dibilang itu warna hitam). Well kenapa demikian? Ada yang tahu? Yup jawaban pastinya karena 60% saya pengen begitu dan 40%nya lagi saya bingung pake warna apa lagi…(he..he….ngglethek temen jawapane cak!) . ya sudah saya lanjutkan lagi, bicara mengenai warna hitam sepertinya dia masuk kategori jenis warna netral; jadi bisa sedikit saya simpulkan bahwa bila warna tersebut digandengkan dengan warna apapun bisa mecing (tulisannya mecing yang betul gimana sih? ah…biarin wes) jadi gak ada masalah dia mau deket dengan warna apapun, tepep akan keliatan bagus dan manstwabs gitu deh. Nah selain itu pada gambaran logo kali ini sengaja diberikan tambahan aksen ornamen diatas kata Blogans, ornamen yang ditampilkan lebih merupakan inisial dari 3 huruf BMS yang ditampilin menyerupai sebuah siluet dari candi atau lebih tepatnya bangunan pundek yang berundak. Jadi secara umum desain kali ini seperti itulah adanya.


Arti logo
Sesuai dengan kaidah warna hitam yang berarti netral, melambangkan Blogger Malang Selatan merupakan sekumpulan mahluk-mahluk yang benar-benar netral murni berkumpul untuk ngeblog, tanpa ada faktor lain yang bersembunyi seperti pepatah ada udang dibalik batu (kok betah ya udangnya dari dulu dib alik batu terus, hwebwat tuh udang!ckckckckck….) maksudnya faktor disini adalah sesuatu yang mungkin bisa membuat orang lain terlukai atau lebih2 merugikan pihak-pihak tertentu ( walah-walah kata-katae udah kayak pasal di Undang-undang aja nih). Nah terus kalok siluet candi ato punden berundak itu sih cuman perlambang suatu keseimbangan aja menurut si penulis ini sendiri lo, maksdunya apapun yang kita jalani dan kerjakan perlu dan musti dilakukan dengan seimbang…..seimbang untuk urusan diri sendiri…urusan keluarga…urusan kerja..urusan dunia dan tak kalah pentingnya untuk urusan akhirat juga….nah seperti itulah yang tersirat dan tersurat disetiap Blogger Malang Selatan khususnya. Ok. Sudah ya semoga penjelasannya sedikit memberi gambaran tentang logo yang sudah tergambar ini. Thanks bagi yang udah baca ampe akhir, dan tetep thanks juga bagi yang udah baca di judulnya doang, plis give me your comment

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Estetika dalam Seni dan Desain

Oleh : Dr. Agus Priyatno, M.Sn*

Estetika atau nilai-nilai keindahan ada dalam seni maupun desain, yang membedakan adalah estetika dalam seni untuk diapresiasi, sedangkan estetika dalam desain adalah bagian dari sebuah fungsi suatu produk.

Dalam teori desain dikenal prinsip form follow function, yaitu bentuk desain mengikuti fungsi. Selain memenuhi fungsi, ada tiga aspek desain yang harus dipenuhi jika suatu produk desain ingin dianggap berhasil, yaitu produk desain harus memiliki aspek keamanan (safety), kenyamanan (ergonomi) dan keindahan (estetika).
Aspek keamanan berarti suatu produk desain tidak mencelakai pemakainya. Aspek ergonomi berarti suatu produk desain proporsinya pas ketika dipakai. Aspek keindahan berarti suatu produk disain harus enak dilihat.
Sebuah kursi harus kuat supaya tidak rubuh ketika diduduki, maka ini berkaitan dengan keamanan. Kursi harus proporsional dengan ukuran manusia, sehingga terasa pas dipakai. Tidak terlalu tinggi at…

Lagu Malang Awe Awe Ala Peni Suparto

Image Source : Inconclusion

Pertama kali tahu lagi ini gara-gara persiapan acara Penyerahan Kembali Siswa Kelas IX di salah satu SMP Swasta kota Malang. Waktu itu regu paduan suara sedang getol-getolnya berlatih dengan iringan elekton. Rasa penasaran dengan lagu ini akhirnya membawa saya untuk bersilaturrahim kepada paman Google, untuk minta tolong penerawangannya guna mencari lokasi “gratis” mendapatkan lagu itu. Dan gayungpun bersambut, tak sampai 5 menit sayapun telah berhasil menyimpan file Mp3-nya kedalam harddisk (semoga nggak dikatakan membajak, karena untuk konsumsi pribadi). Setelah beberapa kali saya putar, cukup menarik bagi saya pribadi yang seorang Jawa mendengarkan lagu tersebut karena memang liriknya berbahasa Jawa (sekalipun ada beberapa kata yang saya kurang paham maksudnya).

Mendengarkan lagu Malang Awe-Awe ini sedikit mengingatkan saya kepada dua sosok orang penting di negeri ini, yang pertama tepatnya beberapa tahun yang lalu saat bapak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono)…

Memahami Seni (Lukis) Modern

Oleh : Dr. Agus Priyanto*
Kapan permulaan senilukis modern? Banyak jawaban muncul berkaitan dengan pertanyaan ini. Sejumlah pakar seni memberi jawaban berdasarkan argumentasi mereka masing-masing. Senilukis modern adalah julukan bagi senilukis yang memuat kreativitas individu dan unsur-unsur kebaruan di dalamnya.

Berdasarkan definisi ini, senilukis modern mencakup lukisan-lukisan sejak zaman prasejarah, hingga kini yang memiliki karakteristik. Pengertian senilukis modern ini menunjukkan, modern adalah hal yang berkaitan dengan karakteristik, bukan waktu. Modern setiap zaman bisa berbeda-beda kualitasnya, sejauh lukisan memiliki karakteristik, maka dapat disebut seni lukis modern.

Definisi Para Pakar

Para ahli sejarah seni di Barat tidak bisa menyatakan batas pasti permulaan senilukis modern. Sarah Newmeyer dalam Enjoying Modern Art (1955) menyatakan, "Seni modern boleh jadi sebuah lukisan seekor bison yang digoreskan duapuluh ribu tahun lalu, pada dinding gua Lascaux di Selatan Pran…