Langsung ke konten utama

Lagu "Indonesia Raya" Menjiplak Lagu "Pinda Pinda Lekka Lekka"?

Beberapa tahun silam timbul rumor tentang National Anthem, Indonesia Raya menjiplak lagu. Namun saat itu belum tau persis lagu apa yang dijiplak. Namun dengan bantuan You Tube, kita bisa ricek secara langsung dengan lagu karya Willy Derby yang ia nyanyikan di tahun 1920-an silam.

Menurut artikel tahun 2006 dari the Hong Kong Standard, "Pinda-Pinda Lekka-Lekka" merujuk pada pinda-men, or peanut cookie vendors, were the first Chinese many people in Amsterdam had ever seen. At the onset of the 1930’s, Amsterdam’s small Chinese community consisted mostly of seamen, tucked way in boarding houses when not shipping out. Gambaran di atas menjelaskan banyaknya komunitas kecil etnis Cina di Amsterdam dan menjual kacang.


Mungkinkan WR.Supratman menjiplak Willy Derby, atau jangan-jangan Willy Derby yang menjiplak WR. Supratman?

Tudingan tersebut bisa dikonfrontasikan, sebagai gambaran, Wage Rudolf Supratman pertama memperdengarkan "Indonesia Raya" dalam forum SOEMPAH PEMOEDA pada 28 Oktober 1928 silam, sedangkan dalam keterangan The Hongkong Standard lagu tersebut dinyanyikan Willy Derby pada periode 1930an...

Yang menjadi kontradiksi, ada keterangan lain Willy Derby menyanyikannya pada 1920-an (baca disini). Siapa menjiplak siapa? Diperlukan data dan riset tambahan untuk memastikannya. Wallahu 'alam Bishowab. Ismanadi

Sumber : Voa-Islam.com

Simak Video Pinda_pinda Lekka-lekka berikut





Komentar

  1. @Ismanadi:
    ehmmmm. jadi klo W.R. Supratman yg njiplak, apakah Bangsa Indonesia akan ganti National Anthem?

    Slam kenal zaqi alawar. BMS

    BalasHapus
  2. nggak usah diganti, tetep aja: ane yakin sekelas kang Rudolf nggak akan lah njiplak, apalagi buat Negara, kalo toh ia....semoga ada alasan yang bisa kita terima

    salam kenal juga Kang

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima Kasih ya atas kunjungannya, jangan lupa tinggalkan komentar anda, karena komentar anda sangat berarti bagi blog Ismanadi :D

Postingan populer dari blog ini

Estetika dalam Seni dan Desain

Oleh : Dr. Agus Priyatno, M.Sn*

Estetika atau nilai-nilai keindahan ada dalam seni maupun desain, yang membedakan adalah estetika dalam seni untuk diapresiasi, sedangkan estetika dalam desain adalah bagian dari sebuah fungsi suatu produk.

Dalam teori desain dikenal prinsip form follow function, yaitu bentuk desain mengikuti fungsi. Selain memenuhi fungsi, ada tiga aspek desain yang harus dipenuhi jika suatu produk desain ingin dianggap berhasil, yaitu produk desain harus memiliki aspek keamanan (safety), kenyamanan (ergonomi) dan keindahan (estetika).
Aspek keamanan berarti suatu produk desain tidak mencelakai pemakainya. Aspek ergonomi berarti suatu produk desain proporsinya pas ketika dipakai. Aspek keindahan berarti suatu produk disain harus enak dilihat.
Sebuah kursi harus kuat supaya tidak rubuh ketika diduduki, maka ini berkaitan dengan keamanan. Kursi harus proporsional dengan ukuran manusia, sehingga terasa pas dipakai. Tidak terlalu tinggi at…

Lagu Malang Awe Awe Ala Peni Suparto

Image Source : Inconclusion

Pertama kali tahu lagi ini gara-gara persiapan acara Penyerahan Kembali Siswa Kelas IX di salah satu SMP Swasta kota Malang. Waktu itu regu paduan suara sedang getol-getolnya berlatih dengan iringan elekton. Rasa penasaran dengan lagu ini akhirnya membawa saya untuk bersilaturrahim kepada paman Google, untuk minta tolong penerawangannya guna mencari lokasi “gratis” mendapatkan lagu itu. Dan gayungpun bersambut, tak sampai 5 menit sayapun telah berhasil menyimpan file Mp3-nya kedalam harddisk (semoga nggak dikatakan membajak, karena untuk konsumsi pribadi). Setelah beberapa kali saya putar, cukup menarik bagi saya pribadi yang seorang Jawa mendengarkan lagu tersebut karena memang liriknya berbahasa Jawa (sekalipun ada beberapa kata yang saya kurang paham maksudnya).

Mendengarkan lagu Malang Awe-Awe ini sedikit mengingatkan saya kepada dua sosok orang penting di negeri ini, yang pertama tepatnya beberapa tahun yang lalu saat bapak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono)…

Memahami Seni (Lukis) Modern

Oleh : Dr. Agus Priyanto*
Kapan permulaan senilukis modern? Banyak jawaban muncul berkaitan dengan pertanyaan ini. Sejumlah pakar seni memberi jawaban berdasarkan argumentasi mereka masing-masing. Senilukis modern adalah julukan bagi senilukis yang memuat kreativitas individu dan unsur-unsur kebaruan di dalamnya.

Berdasarkan definisi ini, senilukis modern mencakup lukisan-lukisan sejak zaman prasejarah, hingga kini yang memiliki karakteristik. Pengertian senilukis modern ini menunjukkan, modern adalah hal yang berkaitan dengan karakteristik, bukan waktu. Modern setiap zaman bisa berbeda-beda kualitasnya, sejauh lukisan memiliki karakteristik, maka dapat disebut seni lukis modern.

Definisi Para Pakar

Para ahli sejarah seni di Barat tidak bisa menyatakan batas pasti permulaan senilukis modern. Sarah Newmeyer dalam Enjoying Modern Art (1955) menyatakan, "Seni modern boleh jadi sebuah lukisan seekor bison yang digoreskan duapuluh ribu tahun lalu, pada dinding gua Lascaux di Selatan Pran…